Tuesday, 15 October 2013

Negative Thingking Juga Perlu

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Banyak orang berpikir bahwa dalam segala hal kita harus selalu positive thinking. Ibuku pernah bilang padaku, jadi orang itu harus SELALU dan SELALU berpikiran positif. Jangan pernah berburuk sangka pada orang lain. Mungkin beberapa dari kalian juga berpikiran sama.

Oh ya, aku sempet dengerin radio. Acara LOVE MOTION di 103.80 FM Pekalongan. Waktu itu, penyiarnya Princess Agid. Dia bilang, kalau dalam urusan asmara, kita perlu negative thingking. Terutama buat yang LDR-an. Alasannya? Agar kita waspada. Dengan berpikiran negatif terhadap kekasih kita, kita jadi curigaan terutama kalau kekasih kita menunjukkan tanda-tanda bahwa ia berselingkuh. Gitu kata Princess Agid.

Aku setuju banget sama perkataan Princess Agid. Mulai saat itu juga, aku berpikir bahwa jangan selalu positive thingking. Negative thinking juga perlu. Bukan hanya untuk urusan asmara. Dalam segala urusan negative thingking amat diperlukan.

Aku pernah baca novel (judulnya aku lupa), ada seorang cewek namanya X. Dia jilbabers. Imannya kuat. Dan pas dia naik bis A, kebanyakan penumpang bis A itu laki-laki. Terus dia lihat di pojok ada penumpang cewek yang ake jilbabnya lebar banget. Terus juga pake cadar.

Si X duduk di sebelah cewel cadar itu dan mereka cepet akrab. Terus si cewek cadar nawarin minuman dan si X langsung nerima dengan alasan udah kenal (padahal baru aja kenal) dan si yang nawarin itu berjilbab. Ternyata di minuman itu ada obat tidur dan akhirnya X ketiduran. Pas bangun, cewek cadar udah gak ada dan dompet serta HPnya X ilang. Intinya akhirnya si X sadar kalau cewek cadar tadi itu pencopet.


Anyway, banyak hikmah dari kisah itu. Positive thingking itu perlu. Tapi negative thingking juga perlu. Tul kan?

Thank's for reading and, bye for now! :D
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

No comments: