Thursday, 4 July 2013

Warung Soto Tjarlam

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Setiap daerah pastilah memiliki makanan atau kuliner yang khas. Yang seringkali menjadi 'klangenan' bagi warganya yang berada jauh dari kota kelahiran. Demikian juga Pekalongan. Sebagai daerah yang punya sejarah panjang, Pekalongan juga memiliki aneka macam kuliner yang khas. Selain Megono yang sudah 'melegenda' dan nyaris tak bisa dipisahkan dengan denyut nadi warga Kota Batik juga ada tauto.
Masakan ini lezat nian jika dimakan sebagai teman nasi atau lontong.  Namun tak sedikit penggemar beratnya yang memakanya langsung sebagai mana layaknya bakso.Bagi warga yang lama tinggal di luar kota. sebagai 'balas dendam'nya sekali makan tak cukup satu mangkok.
Banyak orang menyamakan Tauto Pekalongan dengan soto. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Baik dari bumbu maupun rasa. Soto pada umumnya bisa ditemukan dibanyak daerah. Namun Tauto Pekalongan memiliki bumbu 'khas' yang tak ada dalam soto yakni tauco. Barangkali karena bumbu khasnya itulah dinamakan tauto. Gabungan dari tauco dan soto.
Tak ada yang tahu pasti 'kapan' masakan berbahan dasar daging kerbau atau sapi mulai ada. Namun  salah seorang pedagang Tauto di Pasar Senggol, Pekalongan Timur  yakni Amat Tjarlam menuturkan Soto 'Tjarlam' yang menjadi tempatnya mencari nafkah ini sudah berdiri sejak tahun 1960 an. Saat itu warung soto Tjarlam berdiri disalah satu sudut Alun-alun Pekalongan yang berada di depan masjid jam'i Kauman masih berupa terminal bus kecil."Namun ketika terminal itu dibongkar kamipun bergeser ke pasar Senggol," kata Amat yang mengaku sudah ikut berjualan dengan sang ayah sejak tahun 1971.
Sejak tahu 1981, 'tongkat estafet' warung tauto itu diberikan kepadanya, karena sang ayah beranggapan dia sudah mampu berdiri sendiri."Alhamdulilah sampai sekarang masih digemari warga Pekalongan baik yang tinggal disini maupun di luar kota," ujarnya. Sekarang tak hanya dirinya yang meneruskan usaha sang ayah namun juga dua orang adiknya.
Selain tauto Tjarlam, masih ada beberapa warung tauto atau soto khas pekalongan yang menjadi 'rujukan' para penggemar kuliner. Diantaranya Soto Kunawi di Jalan Teratai Kelurahan Klego, Soto H Damudji di jalan Wahid Hasyim dan Soto PPIP.

Thank's for reading and, bye for now! :D
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

No comments: