Thursday, 4 July 2013

Nasi Uwet Zarkasi, Olahan Daging Kambing Yang Menggoda Selera

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selain Tauto, jika membicarakan kuliner khas Kota batik Pekalongan, maka mau tidak mau kita juga harus menyebut Nasi uwet.Membicarakan nasi uwet maka tak bisa lepas dari warung makan milik H Zarkasi di jalan Sulawesi No 25. Mengapa ?
Jawabanya Cuma satu : Nasi uwet memang identik dengan warung makan H Zarkasi. Meski di warung tersebut disediakan aneka ragam makanan lain yang juga menggoyang selera, namun nasi uwetnyalah yang paling khas dan tidak didapat di warung-warung lainya. Ada yang mencoba meniru namun tak pernah bertahan lama. Bahkan saudara kandung H Zarkasi yang juga mencoba peruntungan menjual menu yang sama, tak bisa bertahan lama.Kini warung makan nasi uwet H Zarkasi itu dikelola oleh anak-anaknya.Sekilas, nasi uwet bukanlah menu makanan yang istimewa.
Wujudnya seperti nasi biasa, kemudian diberi sayur, daging kambing dengan kuah berwarna cokelat. Daging kambing ditambah babat, jeroan diikat usus. Dibandingkan dengan gulai ada beberapa perbedaan. Gulai dagingnya hanya diiris biasa tanpa diikat dan kuahnya dengan santan. Tetapi uwet memasaknya tanpa santan, sehingga terasa segar. Daging diikat atau di ‘uwet’ itulah mungkin asal mula namanya.
Sesuai dengan kebiasaan orang Pekalongan, mereka tak puas bila tidak ditambah dengan megono (seperti gudangan gori yang diiris kecil-kecil dan diberi kelapa parut). Rasa khas segar tersebut, tentu saja membuat orang ketagihan. Sebab, nasi itu enak dimakan pada pagi, siang ataupun malam
Menurut salah seorang anak H Zarkasi yang kini mengelola warung makan itu. Zaenudin warung usaha ini sudah dimulai sang ayah sejak enam puluhan tahun lampau. “Nasi uwet itu kali pertama dibuat nenek saya, Maskanah kemudian Resep masakan itu diwariskan kepada tiga anaknya, salah satunya adalah H Zarkasi,” katanya. Dua pamannya sebenarnya juga sudah berusaha membuat nasi uwet, namun kenyataan tidak laku di pasaran. Mereka kemudian membuka warung dengan makanan khas yang lain.
Setiap hari warung yang banyak dikunjungi tamu baik dari dalam maupun luar kota ini buka mulai pukul 06.00 hingga pukul 14.00. Setelah istirahat tiga jam, dia membuka warungnya lagi pukul 17.00 dan baru tutup pukul 22.00. Anda penasaran ? silahkan mencoba dan harganyapun relative tak memberatkan kantong.

Thank's for reading and, bye for now! :D
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

No comments: